Tanggal: Senin, 15 Juni 2026 | Oleh: Parjiya | Kategori: Kabar Kalurahan / Transparansi



Sebagai komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, dan transparan, Kalurahan Margoagung secara berkala terus membenahi kualitas basis data kesejahteraan warga. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pelaksanaan Musyawarah Kalurahan (Muskal) Data Kemiskinan Semester 1 Tahun 2026.

Bertempat di aula kalurahan, pertemuan penting ini dihadiri secara terpadu oleh Lurah, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK), jajaran TNI/Polri setempat, Pendamping Desa. PKH, TKSK, TPSK, tokoh masyarakat, hingga perwakilan keluarga rentan. Kehadiran seluruh elemen ini menjadi jaminan bahwa proses verifikasi dilakukan secara adil tanpa ada intervensi sepihak.

"Satu catatan penting bagi warga sekalian, Musyawarah Kalurahan ini bukan dilakukan untuk sembarangan menentukan kriteria KK miskin baru, melainkan secara kolektif menilai kelayakan nyata di lapangan apakah sebuah keluarga masih layak atau tidak lagi dimasukkan dalam program jaminan bantuan sosial."

Margoagung Mengalami Tren Positif yang Membaik

Berdasarkan data sanding tingkat regional Kapanewon Seyegan yang bersumber dari arsip presentasi MUSKAL_MA_SEMESTER 1 TH. 2026.pptx, persentase angka kemiskinan di Kalurahan Margoagung terbukti mengalami tren penurunan yang signifikan. Dari semula berada di angka 12,71% pada Semester 1 Tahun 2025, kini berhasil ditekan menjadi 11,67% pada Semester 2 Tahun 2025. Perubahan positif ini patut kita syukuri sebagai hasil kerja keras pemberdayaan ekonomi bersama masyarakat.

Detail Perubahan Data: 43 KK Dicoret, 3 Usulan Baru

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Muskal Semester 1 tahun 2026 ini berjalan efisien tanpa diawali forum pra-Musyawarah Padukuhan, dengan mengacu langsung pada pangkalan data Semester 2 Tahun 2025. Dari total data awal sebanyak 2.578 KK miskin/rentan miskin, forum secara tegas memutuskan mencoret 43 Kepala Keluarga yang dinyatakan sudah tidak layak (karena kondisi ekonomi meningkat/mandiri) serta mengakomodasi 3 usulan baru yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Berikut adalah rekapitulasi final pergeseran data kesejahteraan di 12 padukuhan Kalurahan Margoagung:

No

Nama Padukuhan

Data Awal (KK)

Dicoret (Tidak Layak)

Usulan Baru

Data Final 2026

1

Beteng

389

1

0

388

2

Tegalgentan

305

1

0

304

3

Dukuh

242

10

0

232

4

Klawisan

228

5

1

224

5

Ngino

224

5

1

220

6

Somorai

191

1

0

190

7

Watukarung

184

2

0

182

8

Banyuurip

180

2

1

179

9

Gondang

172

5

0

167

10

Nganggrung

171

4

0

167

11

Krapyak

169

5

0

164

12

Barepan

123

2

0

121

TOTAL AKHIR

2.578

43

3

2.538

Pengurangan terbanyak tercatat di Padukuhan Dukuh dengan pencoretan sebanyak 10 KK, diikuti oleh Klawisan, Ngino, Gondang, dan Krapyak yang masing-masing mencoret 5 KK karena kondisi ekonominya dinilai telah mandiri. Sementara itu, 3 usulan baru yang masuk dan disetujui forum berasal dari Padukuhan Banyuurip (Parilah), Klawisan (Ngatimin Hadi Sutrisno), dan Ngino (Ratmini).

Langkah Selanjutnya

Seluruh anggaran penyelenggaraan pemutakhiran data ini sepenuhnya didukung oleh APBD Dinas Sosial Kabupaten Sleman Tahun 2026. Hasil final sebanyak 2.538 KK ini selanjutnya akan diajukan untuk dilegalformalkan melalui SK Bupati Sleman. Data inilah yang nantinya menjadi basis sasaran mutlak program pengentasan kemiskinan sekaligus data pembanding bagi program jaminan sosial dari Kementerian Sosial RI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Nyata Margoluwih Mengawal Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

"Sistem Mina-Ayam Modern: Dobrakan Ketahanan Pangan Abad 21 Berbasis Ekonomi Sirkular!"