Cara Unik Margoluwih Kepung Stunting Lewat Jalur Budaya
MARGOLUWIH (Sleman) – Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat lokal maupun nasional. Menanggapi hasil evaluasi data kesehatan dan komitmen bersama dalam Rembuk Stunting Kalurahan Margoluwih, Pemerintah Kalurahan bersama seluruh elemen masyarakat kini meluncurkan strategi terintegrasi berbasis kearifan lokal untuk mewujudkan Margoluwih Bebas Stunting. Strategi ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi medis, melainkan juga menyentuh aspek kultural dan penguatan ketahanan keluarga melalui dua pilar utama: Gerakan Lakon Semar dan filosofi operasional KRESNA . Mengapa Harus "Gerakan Lakon Semar"? Dalam khazanah pewayangan Jawa, tokoh Semar adalah representasi dari figur pamong atau pengasuh sejati. Semar melambangkan pengayoman, kebijaksanaan, kesederhanaan, serta komitmen penuh untuk memelihara kesejahteraan rakyat kecil. Terinspirasi dari nil...